29 November 2021
Google search engine
HomeHEADLINEKuras Isi ATM Milik Majikan, Pria Aceh  Besar Ini Ditangkap Polisi

Kuras Isi ATM Milik Majikan, Pria Aceh  Besar Ini Ditangkap Polisi

KLIKACEH.COM | RAF (29) warga salah satu gampong di Aceh Besar, ditangkap polisi pada Senin (1/11/2021) di Jalan Cut Meutia, Banda Aceh.

Ia ditangkap polisi karena mencuri kartu ATM dan menguras sejumlah uang milik milik Zulfitri (52), warga Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, S.I.K mengatakan, kasus ini bermula saat korban mengetahui kehilangan tas berisi kartu ATM, uang dan surat penting lainnya yang diletakkan di rumahnya.

“Korban kehilangan tas pada malam Senin (6/9/2021) sekitar jam 22.00 WIB, setelah korban mengambil wudhu untuk melaksakanan shalat Isya ,” ucap AKP Ryan.

Beberapa hari kemudian, katanya, korban menuju ke Bank Aceh Capem Lamnyong melakukan transaksi penarikan. Namun setelah dicek, saldo miliknya tersisa Rp. 50 ribu lagi.

“Setelah melakukan koordinasi dengan teller, bahwa tabungan milik korban telah dilakukan penarikan sebanyak dua kali dalam waktu berbeda,” sebut AKP Ryan.

Merasa kartu ATM miliknya dikuras oleh pelaku yang belum diketahui, korban melaporke Kantor Polisi untuk dilakukan pengusutan.

Setelah melengkapi bukti – bukti seperti hasil rekaman CCTV, Unit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil menangkap pelaku pada Senin siang (1/11/2021) di Jalan Cut Meutia, Banda Aceh.

“Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian kartu ATM, uang serta surat penting lainnya di rumah korban dan melakukan penarikan sejumlah uang milik Zulfitri dengan alasan untuk kebutuhan hidupnya,” sebut AKP Ryan didampingi Kasie Humas Ipda Jufri.

“Penarikan dilakukan sebanyak dua kali di dua galeri ATM berbeda yaitu ATM Bank Aceh di Dhapu Kupi dan ATM Bank Aceh Cabang Batoh. Uang yang hilang keseluruhan senilai Rp. 2,6 juta dan ini murni kejahatan,” tambahnya.

AKP M Ryan Citra Yudha, S.I.K mengatakan RAF merupakan orang kepercayaan korban selama ini di rumahnya.

“RAF selama ini merupakan orang kepercayaan korban Zulfitri, dimana setiap transaksi ke Bank, korban mempercayaai kepada pelaku karena kondisi korban sendiri dalam keadaan lumpuh,” sebut AKP Ryan.

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan di kantor polisi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments